TRANSLATOR

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label F1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label F1. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 April 2012

Button Keluhkan Pitstop McLaren

SHANGHAI – Kubu McLaren kembali mendapatkan masalah saat melakukan pitstop di Formula 1 GP China, Minggu (15//2012). Kejadian tersebut menimpa pembalap mereka, Jenson Button.

Sebelumnya, masalah pada pitstop tim McLaren menimpa Lewis Hamilton pada GP Malaysia beberapa waktu lalu. Ternyata, hal tersebut dirasakan juga oleh Button yang sedang berusaha mengejar pembalap Mercedes, Nico Rosberg yang berada di urutan pertama.

Kejadian bermula ketika Button memasuki pitstop, namun kesalahan dilakukan oleh para kru timnya yang membuat dirinya kehilangan banyak waktu. Alhasil, dirinya harus kehilangan waktu sebanyak 25 detik dari sang juara GP China 2012 tersebut.

“Saya memasuki pit dan ternyata kami mengalami masalah dengan ban belakang. Saya harus menunggu waktu sembilan hingga sepuluh detik. Ini sangat disayangkan, karena ada empat mobil yang melewati saya saat meninggalkan pitlane, maka dari itu saya tak bisa mengejar Nico,” keluhnya seperti dilansir GPupdate, Minggu (15/4/2012).

Meski begitu, Button sukses finis ditempat kedua pada seri balapan kali ini. Ia juga mengaku cukup senang dengan balapan kali ini dan benar-benar menikmatinya.

“Balapan ini cukup menyenangkan meski kami sempat mendapatkan beberapa masalah. Saya senang bisa mendapatkan posisi kedua, pasalnya pertarungan berjalan cukup ketat bagi semua pembalap,” tandasnya.

Like Father Like Son



SHANGHAI – Lazimnya memang, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Seringkali peribahasa tersebut terwujud di dunia nyata. Kali ini, hal tersebut terjadi kepada Nico Rosberg, penguasa podium GP China, akhir pekan lalu.

Persis seperti yang dialami ayah Nico – Keke Rosberg di masa jayanya, Keke Rosberg menanti cukup lama untuk merasakan puncak podium. Begitu pun dengan Nico, yang baru kali ini mengecap status sebagai pilot jet darat tercepat di sebuah seri Formula One.

Keke Rosberg yang memulai langkahnya di F1 pada tahun 1978, harus menunggu selama lima tahun. Baru di musim 1982, Keke Rosberg menjadi yang tercepat di GP Swiss bersama tim TAG Williams.

Jejak Rosberg semacam ini, menambah sejarah 62 tahun Formula One dengan cerita yang serupa, dengan ‘kategori’, ayah dan anak meraih podium pertama. Sejarah semacam ini, sebelumnya terisi Graham dan Damon Hill, serta Gilles dan Jacques Villenueve.

Memang biasanya, kemenangan pertama selalu sulit dan harus punya kesabaran untuk menantinya. Rosberg pun teringat kata-kata di atas dari legenda Niki Lauda. Hal itu memang terjadi kepada Rosberg, yang baru mengenyam podium pertama setelah melalui 111 penampilannya sebagai driver F1.

“Bisa memuncaki podium, rasanya teramat luar biasa buat saya,” tutur Rosberg, sebagaimana dilansir CNN, Selasa (17/4/2012).

“Saya sudah cukup lama menunggu momen seperti ini dan Niki Lauda (juara dunia tiga kali) mengatakan bahwa kemenangan pertama, adalah raihan yang paling sulit. Jadi, jika memang benar selalu begitu, pastinya fantastis,” tuntas pembalap Jerman berdaral Finlandia tersebut